Rabu, 10 Juli 2013

TUMBUHKAN SIFAT DERMAWAN DI BULAN RAMADHON

Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam adalah sosok teladan dalam segala jenis kebaikan, diantaranya dalam kedermawanan. Beliaulah yang paling karim, terlebih bila memasuki bulan suci ramadhon, bila memberi pasti lebih, bila menafkahi pasti sisa, bila bersedekah seolah-olah tidak takut faqir, bila ada yang meminta pasti beliau beri, tidak pernah menolak orang yang meminta pertolongan.

Bulan puasa merupakan musim untuk bersedekah, para salaf berlomba dan berebut infaq, memberi, menolong, mengulurkan tangan untuk para miskin, yatim, janda, hingga tidak tersisa lagi di hati mereka bakhil ataupun kikir.

Berkata imam Hasan Al-Basry rahimahullah, "Seburuk-buruk apa yang dimiliki anak adam adalah Dinar dan Dirham, tidak akan membawa kebaikan di akhirat kecuali bila disedekahkan dan diinfaqkan".

Allah Ta'ala berfirman, "Tidaklah kalian meraih surga sehingga menginfaqkan apa yang kalian cintai(harta), dan apa yang kalian infaqkan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui". (QS.Ali-Imran: 92).

Selasa, 09 Juli 2013

KEKUATAN DO'A DI SYAHRU RAMADHON

Doa menjadikan makhluk yang serba lemah menjadi kuat, bagi yang sedih akan mendatangkan kegembiraan, bagi yang susah akan mendatangkan jalan keluar dan segala urusan menjadi mudah.

Sejarah membuktikan tatkala nabiyullah Ayyub 'alaihissalam dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, maka ia bermunajat kepada Robb Tabaroka wa Ta'ala, "Wahai tuhanku sesungguhnya aku dalam keadaan yang susah(tertimpa penyakit) sedangkan Engkau adalah Dzat Yang Maha Penyayang dari semua yang Penyayang".(QS.Al-Anbiyaa':83). Maka Allah kabulkan permintaannya dan ia dikembalikan ke keluarganya dan Allah lipatgandakan jumlah mereka.

Dan Nabiyullah Zakariya 'alaihis salam yang ia tidak memiliki keturunan, kemudian berdoa kepada Allah, kemudian dikabulkan, "Kami anugrahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung". (QS.Al-Anbiyaa': 90).

Demikian pula Nuh, Yunus, Ibrohim dan para Anbiyaa' mereka bermunajat dan dikabulkan permohonannya. Terlebih di bulan nan suci ini, tatkala Allah menerangkan kewajiban puasa secara rinci (Qs Al-Baqoroh 183-187) dan menerangkan keutamaan romadhon, Allah menyisipkan suatu isyarat yang berbunyi, "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (ya muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku". (Al-Baqoroh: 186)

PENGARUH KEBAIKAN DI BULAN NAN SUCI

Al Mu'tamir ibn Sulaiman At Tamimy berkata, "Kebaikan adalah cahaya di dalam hati, kekuatan di dalam amal. Sedang keburukan adalah kegelapan di dalam hati dan kelemahan di dalam amal". Hasan ibn Sholih berkata, "Menjalankan kebaikan adalah menimbulkan kekuatan di badan, cahaya di hati dan sinar di mata. Sedang mengerjakan keburukan adalah menimbulkan lemah di badan, kegelapan di hati dan kebutaan di mata".

-Hilyatul' Auliya' 7/330-